• Activities, Tours

    Post pada April 6th, 2010

    Di tulis oleh HIS - Pedungan

    Bali…. Sebuah pulau yang menyimpan banyak keunikan dan keindahan, sebuah tempat tujuan wisata bagi pelancong mancanegara maupun domestik.

    Menikmati liburan di Bali mungkin menjadi sebuah perencanaan yang tercatat dalam agenda anda. Menjelajahi alam, kebudayaan, dan daya tarik objek wisata yang ada akan memberikan pengalaman yang tak terlupakan terselip pada memori anda.

    Sebagai referensi buat anda, saya akan menceritakan sedikit pengalaman saya menjelajahi alam Bali merasakan pengalaman yang memukau dari “adventure” yang saya lakukan dikemas apik menjadi satu paket perjalanan yang melelahkan tetapi sangat-sangat menyenangkan dimana semua itu dipersembahkan oleh H.I.S. Indonesia Tour & Travel bekerja sama dengan “A True Balinese Experience”. Ada empat macam Adventure yang disediakan seperti Horse Riding, Ayung River Rafting, Bali Elephant Camp, dan Safari Go Topless. Dari keempat macam Adventure cuma tiga yang saya pilih yaitu Horse Riding, Ayung River Rafting, dan Bali Elephant Camp. Safari Go Topless tidak masuk pilihan karena memerlukan waktu 1 hari (Full Day Discovery), sementara saya tidak mempunyai waktu sebanyak itu.:D

    Perjalanan saya dimulai pukul 08:00 dijemput oleh armada True Balinese Experience. Tujuan pertama yaitu Bali Horse Riding yang berlokasi di pantai Saba, Gianyar, Bali. Berjarak ±45 kilometer dari Bandara Internasional Ngurah Rai yang dapat ditempuh selama ±55 menit menggunakan mobil, ±27 kilometer dari Kuta menempuh waktu ±35 menit , dan ±17 kilometer dari Sanur menempuh waktu ±20 menit.

    Bali Horse Riding
    Waktu tidak terasa dalam perjalanan melalui jalur By Pass, mobil masuk ke jalan kecil menuju istal kuda yang ada di dekat pantai Saba, Gianyar – Bali. Suasana pedesaan sangat terasa kental di daerah ini. Di tepi jalan terlihat orang tua yang sedang bersiap pergi ke ladang persawahan, dan pemandangan lain yang pastinya tidak dapat ditemukan di kota-kota besar. Beberapa menit kemudian kendaraan memasuki istal kuda dan terlihat kuda-kuda sedang dipersiapkan. Setelah disambut oleh staff Bali Horse Riding, saya pun mempersiapkan diri untuk melakukan perjalanan berkuda dibantu oleh seorang staff yang memakaikan saya pelindung kaki menjaga kaki agar tidak lecet (Saya pakai celana pendek. Tetapi disarankan untuk memakai celana panjang dan sepatu). Beberapa saat kemudian, petualangan berkuda pun dimulai. Saya diperkenalkan dengan seekor kuda putih yang dinamai “Angga”, dan perjalanan saya juga didampingi oleh seorang joki sebagai guide. Pada awal perjalanan, kuda berjalan pelan dan guide menjelaskan teknik dasar menunggangi kuda dan beberapa sifat dasar dari kuda. Maksudnya agar kita bisa memahami gerak-gerik kuda selama perjalanan. Dari istal melewati jalan setapak menuju pantai. Sedikit menakutkan bagi saya karena ini merupakan pengalaman pertama saya mengunggangi kuda. Setelah menginjak pasir pantai, teknik selanjutnya diterapkan yaitu berlari. Ini memacu adrenalin saya. Perut dikocok karena saya belum bisa menyesuaikan pergerakan tubuh saya dengan irama kuda waktu berlari. Perlahan-lahan saya menyisir pantai Saba mengunggangi kuda sambil menikmati panorama yang memukau . Suara hempasan ombak menerjang bibir pantai terasa segar di telinga. 45 menit perjalanan dilalui dan saya pun tiba di pantai Masceti. Kami beristirahat di sebuah warung yang diramaikan oleh para peselancar lokal dan mancanegara yang istirahat setelah lelah bermain dengan ombak. Selain Kuta, pantai Masceti juga sudah mulai dikenal mempunyai ombak yang bagus untuk berselancar. Setelah istirahat selama 30 menit, saya melanjutkan petualangan menunggang kuda balik menuju istal kuda. Dari perjalanan pertama sudah dapat dirasakan dan dicoba teknik menunggang kuda yang benar dan saya juga sudah bisa beradaptasi dengan kuda menjadikan perjalanan kedua ini terasa lebih mudah. Setelah naik ke kuda, saya sudah memerintahkan kuda untuk lari. Perasaan takut yang tadinya terpikirkan berubah menjadi menyenangkan karena irama kuda dan tubuh saya sudah bisa menyatu. Kecepatan kuda sungguh menakjubkan. Perjalanan pertama yang menempuh waktu 45 menit dapat diperpendek menjadi 25 menit pada perjalanan kedua. Sungguh merupakan sesuatu yang luar biasa dapat merasakan pengalaman seperti ini. Sampai di istal, saya disuguhkan minuman dingin beserta cold towel yang sudah disiapkan. Setelahnya, perjalanan dilanjutkan ke petualangan kedua.

    Bali Elephant Camp
    Dari istal kuda menempuh waktu ± 50 menit sampai ke Bali Elephant Camp. Bertempat di daerah Petang, Badung, berlokasi ditengah-tengah persawahan, hutan, dan dekat dengan sungai Ayung yang merupakan jalur dari Ayung River Rafting yang hanya berjarak beberapa meter dari tempat ini. Turun dari mobil, kami langsung diarahkan menuju ‘Trunk’n’Mahout’ valley-view café dimana disuguhkan welcome drink yang menyegarkan. Setelah registrasi, petualangan gajah dimulai. Elephant trekking ini menyediakan dua rute; short course (30 menit) dan long course (60 menit). Pada short course rute yang dilalui adalah di seputar camp sedangkan untuk long course, rutenya melalui pemukiman rumah penduduk di sekitarnya.
    Bali Elephant Camp memiliki 18 ekor gajah Sumatra. 15 ekor gajah dewasa berusia 23 – 30 tahun, 3 ekor gajah anak-anak berusia 6 tahun. Dalam pemeliharaannya, gajah makan sebanyak 250 kg/hari dan buang air besar dan kecil setiap 1 jam sekali. Merupakan suatu hal tidak biasa bagi manusia……
    Pada petualangan ini, kami memilih rute 30 menit berhubung keterbatasan waktu yang kami miliki. Setelah naik ke pelana gajah, kami pun berkeliling menikmati pemandangan disekitarnya salah satunya lembah sungai Ayung yang hijau dan memukau diatas punggung gajah yang berjalan lambat. Beberapa menit kemudian, gajah sampai di rute kolam. Ada dua kolam dibangun, satu kolam untuk minum dan satu kolam lagi kolam mandi untuk gajah. Pertama gajah menuju ke kolam minum. Mungkin kehausan setelah melalui rute sebelumnya gajah minumnya banyak sekali. Setelah itu menuju ke kolam mandi. Disitu gajah berendam dan melakukan beberapa atraksi seperti menyemburkan air dari belalainya. Setelahnya gajah unjuk kebolehan dengan bermain harmonica yang ditiup dengan belalainya. Sungguh menyenangkan. Setelah menempuh rute dengan gajah, kami kembali ke ‘Trunk’n’Mahout’ valley-view café untuk menikmati makan siang.

    Ayung River Rafting
    Setelah Bali Elephant Camp, kami menuju ke Ayung River Rafting yang berjarak beberapa meter. Setelah proses registrasi, kami dibantu oleh river guide memakai perlengkapan rafting seperti helm, baju pelampung, dan paddle. Setelah semuanya lengkap, kami langsung menuju ke starting point yang masih ada di wilayah Petang dengan menuruni puluhan atau mungkin ratusan anak tangga. Kaki terasa lelah sampai di tepi sungai. Namun tidak menyurutkan semangat kami untuk mencoba adventure yang satu ini. Sebelum menyusuri arus sungai yang besar dan menantang, river guide memberikan pengarahan tentang cara selama berada diatas perahu karet. Setelahnya, petualangan sungai dimulai.
    Jalur Ayung River Rafting sepanjang 9 km dengan tingkat kesulitan 3 & 4. Starting point di Petang dan finish point di daerah Bongkasa. Pemandangan disekitar sungai sangat mengagumkan dengan berbagai keunikan. Setelah menempuh kilometer keempat dan melewati rintangan arus yang sangat menantang dan memacu adrenalin, arus sungai mulai tenang dan terlihat di pinggir sungai bebatuan yang dipahat oleh seniman-seniman Ubud sepanjang ±300 meter. Setelahnya, kurang lebih pada kilometer ke-5, kesunyian sungai dipecah dengan suara air tejun yang tingginya sekitar 200 meter. Kami berusaha melawan arus mengarahkan perahu karet ke tempat jatuhnya air terjun tersebut. Dahsyat timpaan air terjun yang menyegarkan membuat kami basah kuyup total. Lewat dari air terjun pertama masih terdapat 3 air terjun namun lebih kecil dari yang pertama. Kemudian tiba-tiba langit mendung, dan pada kilometer ke-7 hujan pun turun menambah rasa keintiman kami di sungai dengan alam. Di sepanjang jalur sungai Ayung dapat juga dilihat Luxury resort yang kebunnya sampai di pinggir sungai seperti Como Shambala Resort, Royal Pita Maha, Alila, dan Kupu-Kupu Barong. Setelah 2 jam mengarungi derasnya arus sungai akhirnya tiba di Finish point.

    Untuk merasakan sensasi yang lebih seru lagi, disediakan program Team Building untuk rafting seperti berikut:

    Rafting   Team  Building

    1. SLALOM
    2. COLLECTING FLAGS
    3. TEAM LEADER

    I. SLALOM

    Permainan ini dibagi menjadi 2 bagian penilaian :

    Post I: Di post ini, setiap tim harus untuk melewati gerbang dari tiang yang digantung tanpa menyentuh setiap tiang, karena menyentuh salah satu tiang akan mempengaruhi nilai.

    Post II: Di post ini, setiap tim harus melewati gerbang dengan manufer perahu ke belakang dan juga diharapkan untuk tidak menyentuh setiap tiang-tiang.

    II. COLLECTING FLAGS

    Dalam permainan ini, setiap tim harus mengumpulkan bendera yang diletakkan di sepanjang sisi sungai (agak tersembunyi) di mana setiap bendera telah dibedakan warnanya sesuai dengan jumlah tim .Tim yang paling banyak mengumpulkan bendera menjadi pemenangnya.

    III. TEAM LEADER

    Dalam permainan ini, salah satu anggota tim yang ditunjuk sebagai team leader  harus menyeberangi sungai dan mengumpulkan bola pingpong yang diletakkan di seberang sisi sungai ( agak tersembunyi ) dan membawa bola pingpong sebanyak-banyaknya dengan tangan, ke tempat semula. Tim yang paling banyak mengumpulkan bendera menjadi pemenangnya.

    Minimum Booking (Rafting Team Building) 30 pax. Paket sudah termasuk: Transfer In (dari hotel ke starting point), Welcome Drink di Bali Elephant Camp, Elephant Ride & rasakan pengalaman menangani gajah selama 30 menit, 1 botol soft drink cuma-cuma, teh & kopi cuma-cuma di rafing starting point, perjalanan rafting ditemani oleh river guide berpengalaman, air mineral, asuransi, makan siang di Royal Pita Maha Ubud.

    Untuk informasi sejelasnya mengenai “adventure” ini, anda dapat menghubungi kami di 021-579-52052, atau melalui comment form di bawah.

    Buruaaaannnnnn…. Rasakan pengalaman yang menyenangkan ini!!!!!

    This entry was posted on Tuesday, April 6th, 2010 at 4:36 pm and is filed under Activities, Tours . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.
  • 2 Comments

    Take a look at some of the responses we've had to this article.

    1. Posted on April 16th

      Wow this is a great resource.. I’m enjoying it.. good article

    2. HIS - Pedungan
      Posted on April 19th

      Thank you…… If you have any question regarding to travel matter, please feel free to contact us. Good price available!!

  • Post a Comment

    Let us know what you thought.

  • Name:

    Email (required):

    Website:

    Message: